Asap Pabrik Tahu di Krian Memicu Keluhan Dari Warga Setempat

 

Trpodo, Krian, Sidoarjo, Jawa timur — Kegiatan pabrik tahu di kawasan Krian, Kabupaten Sidoarjo, memberikan efek yang berbeda untuk penduduk di sekitarnya. Penduduk lama yang tinggal dekat dengan pabrik mengaku tidak terganggu, sementara warga perumahan yang letaknya tidak jauh merasa sebaliknya.

Warga perumahan mengungkapkan ketidaknyamanan akibat asap yang keluar dari cerobong pabrik tahu, terutama pada waktu pagi dan sore ketika produksi berlangsung. Asap yang keluar dianggap cukup tebal dan beraroma menyengat, sehingga menyebabkan masalah kesehatan seperti batuk dan sesak napas.

"Jika asapnya sedang banyak, kami sering mengalami batuk dan merasa sesak di dada. Terutama jika angin bertiup ke arah perumahan," kata salah satu warga perumahan yang tidak ingin disebut namanya, pada 3 januari 2026

Keluhan ini berbeda dengan pendapat warga lama yang tinggal di sekitar pabrik. Mereka merasa sudah terbiasa dengan kondisi tersebut karena pabrik tahu sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu, bahkan sejak zaman nenek moyang mereka.

"Sejak dulu memang sudah begini. Kami tidak merasa terganggu karena sudah terbiasa," tutur seorang penduduk setempat.

Warga yang telah lama tinggal berpendapat bahwa keberadaan pabrik tahu adalah bagian dari sejarah dan juga sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, mereka menganggap asap yang dihasilkan adalah hal yang biasa dan tidak menimbulkan masalah serius bagi kehidupan mereka.

Di sisi lain, warga perumahan merasa bahwa situasi ini perlu perhatian, mengingat kawasan tempat tinggal semakin padat. Mereka mengharapkan ada solusi agar pabrik tetap beroperasi tanpa membahayakan kesehatan penduduk di sekitarnya.


Komentar